Badai kutub tidak mengumumkan kedatangannya — dan itulah yang membuat misi Professor Arkean dan Darwin di Kutub Utara berubah menjadi situasi darurat dalam hitungan menit. Kini, Dino Island kembali hadir di City Centrum Samarinda, kali ini membawa tema yang berbeda dari sebelumnya: Ice Beast. Selama satu bulan penuh, 22 Mei hingga 21 Juni 2026, pengunjung diajak terjun langsung ke dalam petualangan beku yang belum pernah ada sebelumnya di Kalimantan Timur.
Ketika Badai Memisahkan Dua Penjelajah Terbaik

Semua berawal dari ekspedisi rutin. Professor Arkean dan Darwin berangkat ke Kutub Utara untuk melanjutkan penelitian tentang ekosistem prasejarah yang tersimpan di bawah lapisan es. Tapi alam punya rencana lain.
Badai dahsyat muncul tanpa peringatan. Professor Arkean terjebak sendirian di dalam sebuah gua beku, terputus dari semua jalur komunikasi. Darwin, yang tertinggal di kamp utama, kini dikepung oleh badai misterius yang tidak seperti badai biasa. Ada sesuatu yang lebih gelap yang bersembunyi di balik blizzard itu — seekor makhluk misterius yang mengintai dari balik bayangan, menunggu momen yang tepat untuk menyerang.
Darwin tidak punya pilihan selain bertindak. Dan kamu dibutuhkan untuk membantunya.instagram
Atlas: Mammoth yang Memegang Kunci Penyelamatan
Di tengah kepungan badai, satu-satunya cara menemukan Professor Arkean adalah melalui Atlas — mammoth prasejarah yang membawa homing device di tubuhnya. Atlas bukan hewan sembarangan; ia adalah anggota tertua dari armada hewan prasejarah Dino Island, dengan naluri navigasi yang tidak terkalahkan oleh kondisi cuaca apapun.instagram
Masalahnya: Atlas harus dipanggil dulu sebelum bisa digunakan.
Di sinilah peran pengunjung menjadi krusial. Sesampainya di area experience, setiap tamu harus:
- Memanggil Atlas dengan sinyal khusus agar mammoth mendekat ke pos penjagaan
- Memasang homing device di dekat monitor pelacak untuk mengaktifkan sistem navigasi
- Mengikuti jalur yang ditunjukkan Atlas menuju gua tempat Professor Arkean terjebak
- Menghadapi kemungkinan ancaman dari makhluk misterius yang mengintai sepanjang perjalanan
Setiap langkah bukan sekadar aktivitas — ini adalah rangkaian misi yang saling terhubung, di mana kesalahan di satu titik bisa mengubah seluruh hasil penyelamatan.instagram
Zona Experience: Dari Ruang Tunggu Hingga Gua Beku

Dino Island Ice Beast di City Centrum Samarinda dirancang dengan alur yang terstruktur ketat agar setiap pengunjung mendapat pengalaman penuh, bukan sekadar lewat.youtube
Area Pertama — Ruang Tunggu & Orientasi
Sebelum masuk ke zona utama, pengunjung disambut di ruang tunggu yang berfungsi lebih dari sekadar tempat antre. Di sini, tersedia informasi mendalam tentang Dino Island: sejarah pulau, profil hewan-hewan prasejarah yang tinggal di dalamnya, dan latar belakang ekspedisi kutub Professor Arkean. Ini bukan formalitas — pemahaman awal ini yang mempersiapkan mentalmu sebelum menghadapi kondisi lapangan yang sebenarnya.
Area Kedua — Zona Experience Aktif
Pengunjung masuk ke area experience satu per satu dalam kelompok kecil. Tidak ada antrian massal, tidak ada kerumunan. Format ini memastikan setiap peserta benar-benar terlibat dalam narasi, bukan hanya menonton dari kejauhan.
Di zona ini, temperature turun, visibility terbatas oleh efek blizzard, dan Atlas menunggu di ujung jalur pertama. Misi dimulai dari detik pertama kaki melangkah masuk.youtube
Area Ketiga — Gua Professor Arkean
Setelah berhasil mengaktifkan homing device melalui Atlas, pengunjung diarahkan menuju gua tempat Professor Arkean terjebak. Di sinilah klimaks narasi terjadi — dan di sinilah makhluk misterius yang mengintai sejak awal akhirnya menampakkan dirinya.instagram
Ice Beasts: Lebih dari Sekadar Dinosaurus

Yang membuat edisi Ice Beast berbeda dari seri Dino Island sebelumnya adalah jenis karakter yang dihadirkan. Ini bukan lagi T-Rex dan Brachiosaurus tropis yang familiar. Ice Beast menghadirkan fauna prasejarah dari era dan bioma yang berbeda:
- Atlas — mammoth dengan homing device, navigatornya misi ini
- Gorila Prasejarah — penjaga wilayah gua yang harus dihadapi dengan pendekatan yang benar
- Ice Dragon — makhluk misterius yang identitasnya baru terungkap di akhir misiinstagram
Setiap karakter punya peran naratif yang jelas. Tidak ada yang hadir hanya sebagai pajangan foto. Mereka adalah bagian aktif dari cerita yang kamu jalani.instagram
City Centrum Samarinda: Lokasi Strategis di Jantung Kota
City Centrum bukan mal biasa di Samarinda. Lokasinya di pusat keramaian kota, terintegrasi langsung dengan Mercure & Ibis Hotel Samarinda, dan beroperasi setiap hari pukul 10.00–22.00 WITA. Ini menjadikannya titik pertemuan alami bagi keluarga Samarinda dan sekitarnya yang mencari hiburan berkualitas tanpa harus keluar kota.citycentrum+1
Dino Island bukan pertama kali menggelar event di sini. Sebelumnya, Dino Ice Cave dan Dino Jungle pernah mengambil alih lantai City Centrum dan disambut antusias oleh warga Samarinda. Ice Beast 2026 adalah kelanjutan dari rekam jejak yang sudah terbukti itu — dengan skala narasi yang jauh lebih besar dan intensitas experience yang ditingkatkan.youtube+1
Kenapa Harus Datang Sebelum 21 Juni?
Satu bulan terdengar panjang. Tapi kapasitas per sesi di Dino Island selalu terbatas — inilah yang menjaga kualitas experience tetap tinggi. Jika kamu merencanakan kunjungan keluarga di libur akhir pekan, slot bisa habis lebih cepat dari perkiraan.instagram
Yang lebih penting: ini bukan format hiburan yang bisa kamu tonton dari video orang lain dan merasa sudah cukup. Ice Beast adalah pengalaman yang hanya terasa penuh kalau kamu yang menjalaninya sendiri. Darwin menunggu. Atlas siap dipanggil. Dan di balik badai beku itu, ada sesuatu yang belum terjawab — sampai kamu yang masuk dan mencari tahu sendiri.
📌 FAQ
Apa itu Dino Island Ice Beast di City Centrum Samarinda?
Dino Island Ice Beast adalah event immersive bertemakan petualangan kutub, hadir di City Centrum Samarinda pada 22 Mei–21 Juni 2026, di mana pengunjung membantu Darwin menyelamatkan Professor Arkean bersama mammoth Atlas.
Siapa karakter utama di Dino Island Ice Beast?
Professor Arkean, Darwin, Atlas (mammoth), Gorila Prasejarah, dan Ice Dragon — masing-masing memiliki peran aktif dalam misi penyelamatan.
Berapa jam operasional City Centrum Samarinda?
City Centrum Samarinda beroperasi setiap hari pukul 10.00–22.00 WITA.
Apakah Dino Island Ice Beast cocok untuk anak kecil?
Ya — format experience dirancang untuk semua usia, dari anak-anak hingga orang dewasa, dengan alur yang aman dan dipandu oleh tim Dino Island.
Untuk informasi jadwal sesi dan tiket, pantau akun resmi @dinoisland.id dan @city_centrum di Instagram.





